Postingan

Aku Telah Bangun

Gambar
Warna wajahmu telah semakin nampak di hadapan Dulu menatap bayangmu pun aku tak kuasa Tegur sapa pun tak seberapa Karena rasa takut yang lebih besar Saat akad telah terucap Segalanya telah tersingkap Rasa yang terbendung memumcah Terurai dengan manis di awal kehidupan bersama Tuhan telah menetapkan Kau dan aku menjadi kita Kita menjadi warna baru Menuju jalan keberkahanNya Kita akan warnai dunia Dengan perjalanan penuh makna Yakinku semakin penuh Kala DIA tunjukkan dirimu semakin mempesona Tuhan tak pernah salah Menetapkan jalan takdir untukmu Jalanilah segalanya Arungilah ketentuanNya Kini ku telah bangun Dari ketidakberdayaanku sebagai tulang rusuk Dia telah menjadi pelengkap dan menggenap hidupku Aku telah bangun Dari khayalan kosong tak bermakna Kini keberkahan selalu menggelayuti Karena aku, kamu Telah bangun cinta menuju syurgaNya #ODOPBatch7 #Semangat4 #SayaBisa

Huruf Itu Bergandeng Tangan

Pengalaman selama beberapa tahun mengajar kelas rendah membuat saya selalu ingin berinovasi setiap harinya,  bagaimana tidak, cara berpikir anak zaman now sungguh sangat menguras pikiran.  Terkadang jenuh dan menyerah menghampiri.  Anak-anak bukan saja mengutarakan satu pertanyaan sekali dalam satu sesi tapi bisa beberapa pertanyaan yang membutuhkan penjelasan yang panjang. Termasuk juga anak-anak kelas satu,  ada beragam kriteria anak-anak dan kompleks permasalahan yang dihadapi.  Termasuk di dalamnya bagaimana mengajarkan anak belajar membaca terlebih mengajar mereka membaca alquran. Dalam beberapa kasus yang saya temui di lapangan ada beberapa anak kesulitan membedakan beberapa huruf abjad dan hijaiyah.  Maka, inovasi dan kreatifitas seorang guru akan dapat dimainkan saat ini. Beberapa waktu lalu saya berkesempatan menyimak bacaan dalam buku metode wafa, sebut saja namanya Patti. Seorang anak laki laki tubuh mungilnya. Mulailah tiba saatnya giliran...

Untukmu Hijabku

Gambar
Untukmu hijabku Telah datang hidayahMu dengan lembut kala itu Telah terikrar dengan pasti tentang sebuah keinginan Atas tuntunan yang telah pasti Atas petunjukNya yang penuh berkah Kini hati telah semakin mantap memilihmu Kini ragaku telah penuh ikhlas menjadi bagian yang tak terpisahkan Semua telah kuputuskan Semua telah kuikrarkan atas nama cinta kepadaMu Biarkan ia bertumbuh Biarkan ia berkembang Menjadi amal yang selau istiqomah kulakukan Walau diri masih sangat jauh dari kata sholihah Namun ikhtiarku takkan surut Bersamamu hijabku.. Tetaplah disana.. Dibagian yang semestinya Bantu aku menempuh jalan menuju indah dan wanginya syurga Dan menuju kemuliaan RidoNya Terima kasih hijabku Telah menemaniku kemanapun ku pergi Terima kasih hijabku Telah menjadi pilihan terbaik dalam hidupku Kini, nanti dan selamanya. Ya Robb Bantu hati ini untuk terus berada dalam jalan yang Engkau ridoi Bantu raga ini untuk terus ukhlas menjalankan semua perintahMu Jadikan...

Konstantinopel Bagai Ruangan BerAC

Kalian pernah dan sering bukan masuk atau berkunjung ke tempat yang berAC?  Tentunya sejuk ya... Begitulah gambaranku tentang ruang kecil Keluarga bernama konstantinopel. Ketika pertama kali grup ono muncul setelah melalui proses seleksi ODOP. Bersyukurnya saya ketika pembagian kelompok dan terdeklarasinya grup yang bernama konstantinopel, bukan apa-apa tapi memang saya suka dengan nama konstantinopel dan alhamdulillah ternyata dipertemukan dengan orang-orang yang luar biasa di dalamnya. Banyak inspirasi setiap paginya di ruang keluarga kami,  mulai dari salinh sapa bertanya kabar dan saling mengingatkan intuk selalu positif dan mengingatkan untuk menyelesaikan tugas dan sarapan. Tidak berhenti sampai disana,  tanya jawab seputar apaapun juga bisa,  dan saling bertegur sapa dan bercanda bermakna juga bisa membuat suasana kekeluargaan semakin hangat dan tanpa sekat.  Satu sama lain saling mengingatkan dan saling menasehati dan kami bahagia telah dipertemuk...

Cinta Pesonanya

Gambar
Kala hati menyatu Mencipta segala pesona Pada dunia penuh warna Pada dunia penuh cerita Kala aku, kamu dan juga dia Telah terdaulat menjadi kita Telah berpadu menjadi kata Yang semua orang menyebutnya cinta Kala sedih melanda Selalu ada pundak untuk bersandar Saat bahagia Selalu ada dia dan mereka memberi warna Perjuangan bersama selalu indah Karena selalu ada kita Perjalanan penuh krikill selalu bisa terlewati Karena pegangan tangan kalian Kala masa tak lagi mengijinkan Kala ruang tak mampu lagi kita ciptakan Untungnya masih ada rasa cinta yang menggelayuti Karena cinta bukan hanya tentang masa dan ruang tapi tentang hati yang selalu terpaut Hati yang selalu merindu Walau hanya bertemu dalam ruang bernama doa Untuk itu,  biarkan dia selalu bersinar Biarkan dia selalu bercahaya Dengan cahaya suci penuh keberkahan Dan sekali lagi Biarkan cinta menunjukkan segala pesonanya

Mengapa Harus Aku

Jika ada luka di hatimu Jika ada darah keluar memerah penuh perih Insyafilah.. Mengertilah Karena kau orang pilihan Jika airmata tak kunjung surut di pelupuk mata Jika gelisahmu tak kunjung selesai Pahamilah... Karena orang istimewa perlakuannya tak sama Padamu tersimpan cinta Padamu tersirat permata Hingga akhirnya bahagia selalu Hingga yang ada rasa lega Kadang hatimu lelah Kadang ragamu letih Hingga kau menegaskan Mengapa harus aku Ingatlah... Setiap yang bersedih Setiap yang menangis Bahkan yang merintih Selalu ada rasa yang lebih besar Yang DIA ingin ungkap sesungguhnya Berhentilah berteriak Berhentilah menegaskan Mengapa harus aku Karena kau selalu menjadi istimewa dihadapNya Bertahanlah Bersabarlah Hingga Semua akan segera berakhir indah Yakinlah dengan sepenuh hati #ODOPBatch7

Resensi Buku Dalam Dekapan Ukhuwah

Gambar
Resensi Buku Judul : Dalam Dekapan Ukhuwah Penulis : Salim A Fillah Penerbit : Pro U Media Jumlah Halaman : 471 + Prolog + Daftar Isi Sinopsis Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa Karena kehormatan diri sering kita tinggalkan di atas kebenaran Karena satu kesalahan seolah menghapus sejuata kebaikan yang lalu Wasiat sang Nabi itu rasanya berat sekali : “jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara” Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja Menjadi kepompong dan menyendiri Berdiri malam malam, bersujud dalam-dalam Bertafakur bersama iman yang menerangi hati Hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari Melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi Dengan persaudaraan suci, sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi dan sekokoh janji. ...